1.Perkembangan
Bluethooth
Bluetooth
sendiri adalah sebuah teknologi komunikasi wireless
(tanpa kabel) yang beroperasipada pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industria, Scientific and Medical)
dengan menggunakan sebuah frequency
hopping transceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan
suara secara real-time antara host-host Bluetooth. Bluetooth
menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja dengan jarak
jangkauan layanan yang terbatas. Bluetooth mampu menciptakan sebuah Personal
Area Network (PAN) yang memiliki tingkat keamanan tinggi melalui sebuah
perangkat mobile.
Bluetooth
merupakan teknologi kuno yang samapai sekarang masih digunakan. Bluetooth juga
sebagai pengganti infrared yang terlalu ribet dalam penggunaannya. Teknologi
Bluetooth pertama kali diciptakan oleh Ericsson pada tahun 1994. Saat ini,
Teknologi Bluetooth dikelola oleh Bluetooth
Special Interest Group (SIG) yang berdiri sejak 1998. SIG sendiri memiliki
17.000 lebih member dari segala arah bisnis. SIG bekerja mengawasi perkembangan
Bluetooth serta membuat standar penggunaan untuk melindungi merek dagangnya.
PERKEMBANGAN BLUETOOTH
Bluetooth
dalam perkembangannya telah melakukan banyak perubahan mulai dari v1.0 samapi
v4.0. versi awal yaitu v1.0 dan v1.0B mengalami kegagalan karena perangkat dan
teknologi yang belum begitu banyak digunakan
- Bluetooth
versi 1.1 dan 1.2
Menunjukan
perbaikan dengan disahkan sebagai standar IEEE Standar 802.15.1-2002, namun
masih terdapat kekurangan yang seperti versi sebelumnya. Bluetooth v1.2
mengalami kesuksesan untuk teknologi
wireless. Versi ini memiliki kecepatan 721 Kbit/s.
- Bluetooth
versi 2.0 + EDR
Bluetooth
v2.0 + EDR ini diperkenalkan pada tahun 2004. Versi ini menggunakan teknologi Enchanced Data Rate (EDR) yang medukung
kecepatan transfer data hingga 3Mbit/s, meskipun pada prakteknya kecepatan
hanya 2,1 Mbit/s.
- Bluetooth
versi 2.1 + EDR
Setelah
3 tahum peluncuran v2.0 + EDR, SIG meluncurkan Bluetooth v2.1 + EDR yang
mendukung penuh kompabilitas terhadap versi sebelumnya. Dengan menggunakan
teknologi Secure Simple Pairing (SSP)
yang meningkatkan kemampuan pengiriman dan penerimaan sinyal antar perangkat.
Versi 2.1juga memperkenalkan fitur Extended
Inquiry Response (EIR) yang memberikan informasi sebelum pairing dengan
perangkat lain. Teknologi ini memungkinkan penyaringan yang lebih baik sehingga
dapat menghemat penggunaan daya.
- Bluetooth
versi 3.0 + HS
Bluetooth
v3.0 + HS diperkenalkan pada 21 April 2009 yang mempunyai kecepatan hingga 24
Mbit/s. Pada versi 3.0 + Hs ini link Bluetooth hanya digunakan untuk pairing dan mpembentukan jalur akses
data, sementara pengiriman dan penerimaan data menggunakan link wireless 802.11
(seperti wifi). Fitur baru dari v3.0 + Hs ini adalah Alternate MAC/PHY (AMP)
yang memberikan dukungan link 802.11 untuk transfer data lebih cepat. (HS pada
versi ini merupakan singkatan High Speed yang melalui penggunaan link 802.11).
- Bluetooth
versi 4.0
Pada
versi 4.0 ini teknologi dengan penggunaan daya rendah menjadi bahasan utama. Bluetooth Low Energy (BLE) adalah
teknologi terbaru yang terdapat di v4.0 ini. Dengan konsumsi daya yang kecil,
waktu pemakaian yang lebih lama, biaya produksi yang rendah, jangkauan yang lebih
besar serta kecepatan hingga 1Mbit/s mejadi keunggulan Bluetooth v4.0 ini. BLE
tidak digunakan pada semua perangkat oleh karena itu Bluetooth v4.0 menggunakan
teknologi Dual Mode, yaitu mengaktifkan dua tipe wireless. Koneksi wireless
Bluetooth Classic yang masih banyak digunakan pada perangkat yang ada dan BLE
sebagai standar baru penggunaan koneksi wireless.
KESIMPULAN
SIG
sebagai badan yang memegang Bluetooth terus melakukan berbagai inovasi atau
kemajuan teknologi. Perkembangan yang dilakukan berupa kecepatan transfer data
dan penghematan konsumsi daya. Setiap kenaikan versi memiliki peningkatan
kecepatan transfer data dan memberikan inovasi penghematan konsumsi daya.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar